Promo Rumah Idaman Anda.. Raih Kesempatan Anda Sekarang .. Klik disini !

News

Check out market updates

Uang Muka Hangus Dalam Jual Beli Properti, Boleh Atau Tidak?

Uang Muka Hangus Dalam Jual Beli Properti, Boleh Atau Tidak

Uang Muka Hangus Dalam Jual Beli Properti, Boleh Atau Tidak

Didalam konteks jual beli properti memang ada banyak hal – hal yang terkadang seperti ganjil. Didalam dunia jual beli properti terkadang ada hal yang sering kita lupakan didalam proses menetapkan hukum atau menanyakan hukum terkait atas sebuah permasalahan properti. Salah satunya yaitu ketika kita tidak mengkaji dengan sangat seksama mengenai fakta permasalahan yang ada sehingga tentu menghasilkan kesimpulan hukum yang kurang tepat.

Salah satu contoh permasalahan yang sangat krusial didalam dunia jual beli properti adalah mengenai uang muka hangus, boleh atau tidak? Ini yang beberapa waktu terakhir ini banyak ditanyakan orang tentang dunia jual beli properti. Dan disini kami akan berikan informasi detailnya untuk Anda!

Ketentuan Uang Muka Dalam Properti Syariah

Uang Muka Hangus Dalam Jual Beli Properti, Boleh Atau Tidak

Uang muka hangus boleh atau tidak? Disini kami akan berikan informasinya beberapa poin untuk Anda diantaranya :

Poin pertama

Oke, kami akan berikan gambaran sederhana dulu tentang uang muka. Uang muka ini misalnya ketika seseorang membeli sesuatu dengan membayar sebagian harga kepada si pihak penjual. Jika nantinya berlangsung jual beli tentu uang ini akan dihitung sebagai bagian dari harga dan jika tidak terjadi jual beli maka nantinya penjual mengambil uang muka dengan ketentuan sebagai sebuah hibah dari pembeli kepadanya.

Poin kedua

Para ahli fiqih memiliki pendapat yang berbeda soal uang muka didalam membeli sebuah barang termasuk ketika membeli sebuah barang properti. Ada pendapat yang mengatakan bahwa uang muka itu sah dan ada juga pendapat yang mengatakan bahwa uang muka itu tidak sah. Dan dalam konteks yang satu ini setiap umat Islam dituntut untuk mengikuti mana pendapat yang menurutnya terkuat. Pendapat yang mengatakan bahwa jual beli yang dilakukan dengan uang muka tidak sah diantaranya adalah Imam as-Syaukani, Imam Maalik, Imam syafi’i, Madzhab Imam Abu Hanifah. Sementara pendapat yang mengatakan bahwa pembelian dengan uang muka itu sah diantaranya Imam Ahmad bin Hambal dan sejumlah ulama khalaf lainnya.

Baca Juga : Tips Memilih Bank Syariah Untuk Pengajuan KPR

Jika memang Anda memilih pendapat yang pertama yaitu hukum jual beli dengan uang muka tidak sah maka selesai membahas hukum boleh atau larangan hangusnya uang muka. Akan tetapi jika pendapat kedua yang Anda anut maka poin ketiga harus Anda tahu.

Poin tiga

Harus diakui bahwa memang terkadang ada sebuah terminologi yang didalam praktiknya tidak sama. Karena itu Anda dapat pilih pendapat yang memang menurut Anda tidak memberatkan Anda dengan demikian akan ada dua keuntungan yang berkesinambungan diantaranya. Dan jika memang ingin kredit, kredit syariah dapat Anda jadikan bahan pertimbangan.

Demikian sedikit informasi yang kali ini bisa kami berikan untuk Anda. Semoga informasi diatas mengenai Ketentuan Uang Muka Dalam Properti Syariah bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *