Promo Rumah Idaman Anda.. Raih Kesempatan Anda Sekarang .. Klik disini !

News

Check out market updates

Hukum Kredit Rumah Dengan KPR

Hukum Kredit Rumah Dengan KPR

Hukum Kredit Rumah Dengan KPR

Dalam dunia properti tentu kita sangat kenal dan sangat tahu tentang istilah kredit rumah dengan KPR. KPR atau kredit pemilikan rumah sendiri sekarang ini dibagi atas dua segi yaitu KPR secara konvensional dan KPR secara syariah dimana keduanya sama – sama memiliki pro dan kontra. Ada yang pro dengan KPR konvensional dan kontra dengan KPR syariah dan sebaliknya. Itulah pendapat dan opini.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan melepaskan pembahasan tentang KPR konvensional dan KPR syariah supaya tidak berujung pada perdebatan, akan tetapi kita akan coba bahas tentang seperti apa hukum kredit rumah dengan KPR itu sendiri dalam konteks yang lebih islami terlepas dari adanya KPR syariah yang masih menuai pro dan kontra. Langsung saja simak informasi berikut ini ya!

Hukum Kredit Rumah Dengan KPR

Hukum Kredit Rumah Dengan KPR

Disini akan ada beberapa hal yang kami sampaikan. Bagi Anda yang ingin tahu informasinya secara lebih lanjut, langsung simak informasi di bawah ini ya!

Berutang bukan masalah jika tidak merasa sulit

Pada zaman nabi ada seorang hamba bernama Maimunah yang akan berhutang dan kemudian keluarganya mengingkari hal tersebut. Kemudian Maimunah ini mengatakan “Iya, Sesungguhnya aku mendengar nabi dan kekasihku shallallahualaihiwasallam bersabda bahwa “Jika seorang muslim memiliki hutang dan Allah tahu bahwa ia berniat untuk melunasi hutang tersebut, maka tentu Allah akan membantu memudahkannya dalam melunasi hutang – hutang tersebut” (HR. Ibnu Majah no 2408 dan An Nasai No 4690 Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadist ini hasan). Dari hadist ini tentu kita mendapat pelajaran bahwa utang itu boleh selama kita punya niat untuk mengembalikannya dan utang tersebut juga tidak memberatkan.

Islam membolehkan utang dengan jalan yang benar

Utang memang boleh dalam Islam asalkan orang yang berhutang tersebut memiliki niat untuk mengembalikan utangnya. Sementara di sisi lain utang juga perlu dilakukan dengan jalan yang benar. Jadi utang juga tidak boleh asal – asalan apalagi yang menimbulkan riba seperti misalnya utang kredit untuk kredit rumah dengan KPR Bank yang jumlah bunganya besar. Disini Anda menikmati dan mendukung riba dan Islam sebenarnya sangat tidak menganjurkan hal tersebut. Kalau memang Anda ada dana lebih baik beli rumah atau properti dengan tunai atau bisa mencoba transaksi syariah.

Baca Juga : Hukum Jual Beli Kredit Dengan Harga Lebih Tinggi Dari Harga Kontan

Utang perlu menghindari riba

Jika sudah jelas dalam Islam bahwa riba itu haram, kemudian Anda masih ingin melakukan transaksi riba? Maka tentu sudah sepantasnya Anda berutang dengan cara yang halal. Misalkan jika ingin utang properti, Anda bisa utang dengan sistem syariah yang sekarang sudah dianut oleh KPR syariah.

Demikian sedikit informasi yang kali ini bisa kami berikan untuk Anda. Terapkan dan dapatkan manfaatnya tanpa ada riba dalam kehidupan Anda. Semoga informasi diatas mengenai Hukum Kredit Rumah Dengan KPR bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *