Promo Rumah Idaman Anda.. Raih Kesempatan Anda Sekarang .. Klik disini !

News

Check out market updates

Benarkah KPR Syariah Dan KPR Konvensional Sama Saja?

perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional

perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional

Anda yang memiliki budget besar dan bisa membeli rumah secara tunai tentu harus bersyukur karena tidak masuk ke dalam masalah kredit yang cukup pelik. Didunia kredit sendiri ada yang namanya KPR syariah dan KPR konvensional, mungkin Anda sudah tidak tabuh lagi dengan dua istilah tersebut.

Pertanyaan yang banyak beredar di masyarakat “benarkah KPR konvensional dan KPR syariah sebenarnya sama saja dalam praktiknya dan hanya istilah saja yang membedakan keduanya?” Hal ini, yang saat ini memenuhi benak masyarakat apalagi dengan pendapat orang-orang kalau tidak kredit nggak akan bisa punya rumah, mobil atau motor.

Sebenarnya tentang KPR syariah dan KPR konvensional sampai saat ini memang punya banyak perdebatan yang bisa dikatakan tak kunjung usai diantara para pendukung syariah dan mereka yang kurang mendukung. Berikut informasi lengkapnya!

Informasi KPR Syariah

perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional

Mereka yang menggagas dan mendukung bank syariah memang punya banyak argumentasi dan dalil ketika terdapat pihak yang ragu dengan halal tidaknya sistem keuangan yang mereka gunakan untuk melayani masyarakat pecinta produk syariah termasuk KPR syariah.

Menurut para pendukung syariah, tentu saja KPR syariah ini memiliki jaminan yang halal dari Dewan Syariah Nasional dan memiliki berbagai fatwa yang mendukung pelaksanaannya. Selain jaminan dari para Dewan Syariah Nasional, biasanya mereka yang mendukung aktivitas KPR syariah juga memiliki dalil pemakluman. Biasanya dalil pemakluman yang sering muncul seperti “bank syariah itu masih kecil jadi wajar kalau mereka menarik keuntungan yang lebih besar sementara bank konvensional itu sudah besar jadi bisa dianggap wajar kalau punya harga murah dengan bunga yang juga murah”.

Dan argumen-argumen ini kemudian ditunjang lagi dengan argumen “siapa lagi kalau bukan kita?” Hal ini seperti ungkapan bahwa kita harus mendukung penerapan syariat Islam didalam perbankan syariah, jadi dukungan juga harus penuh atas bank syariah. Kalau pemakluman yang seperti ini sudah diuraikan, biasanya mereka yang awalnya menentang bank syariah bersama dengan KPR syariah akan mengangguk sebagai tanda setuju mereka.

Lalu bagaimana dengan mereka pihak yang tidak mendukung bank syariah bersama KPR syariah sebagai salah satu produknya?

Mereka yang tidak mendukung bank syariah tentu saja akan bertanya seputar praktik-praktik yang dilakukan oleh perbankan syariah bersama salah satu produknya yaitu KPR syariah. Disinyalir oleh mereka yang tidak mendukung bank syariah bahwa bank syariah itu penerapannya belum 100% sesuai dengan syariat Islam. Menurut mereka yang tidak mendukung bank syariah terlalu banyak celah dan lubang yang menganga untuk praktik riba didalam dunia perbankan syariah, dengan begitu pelanggaran yang mengatasnamakan Islam akan terbuka lapang.

Itulah beberapa penjelasan singkat mengenai perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional. Menilik dari hal di atas saja, tentu bisa kita simpulkan bahwa KPR Syariah sudah memiliki dasar kuat untuk dijalankan sesuai dengan syariat islam. Dengan demikian, kini Anda tidak perlu ragu untuk mencoba menggunakannya. Untuk informasi lengkap mengenai KPR Syariah, Jual Properti Syariah dan lain-lain, silahkan hubungi kami melalui menu Kontak Griya Syari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *